Rukun Sholat Part III

Oleh Ust. Adrial | Nov 10, 2017

3. Membaca surat Al-Fatihah

Seseorang boleh tidak membaca surat Al-Fatihah kepada orang yang tertinggal saat melakukan sholat yang dimana terdapat imam (Masbuk) sehingga mendapati imam dalam keadaan rukuk atau dikecualikan juga orang yang mendapati berdirinya imam tetapi tidak memungkinakn bagi dirinya untuk membaca Al-Fatihah. Begitu juga dikecualikan tentang  jamaah besama imam yang imam mengeraskan suara menurut pendapat terkuat yaitu makmum tidak perlu membaca Al-Fatihah karena telah diwakili oleh imam. Allah SWT memerintahkan kepada kita bila dibacakan Al-Qur’an hendaklah mendengarkan dan diam. Jika imam sholat jahar atau mengeraskan suara makmum tidak membaca Al-Fatihah, jika tidak Al-Fatihah wajib dibaca. Akan tetapi jika mendapati imam dalam keadaan berhenti sejenak atau imam memberi peluang kepada makmum untuk membaca Al-Fatihah maka boleh membaca waktu diamnya imam dalam rangka kehati-hatian. Jika seseorang tidak membaca Al-Fatihah maka harus mengulang karena suatu rukun

4. Ruku setiap rakaat

Orang yang tidak ruku setiap rakaat maka sholatnya batal. Sebagaimana firman Allah SWT “Wahai orang yang beriman rukulah kalian dan bersujudlah” ditambah hadits Nabi SAW Beliau melihat orang yang risak sholatnya maka beliau mengajarkan bagaimana sholat yang benar. Setiap gerakan dituntut tumaninah masuk dalam rukun,  jadi jika orang tidak tumaninah akan sholatnya batal.

5 & 6 bangkit dari ruku dan itidal dari dalam keadan berdiri

Bangkit dari ruku merupakan rukun, kemudian diwajibkan tenang dulu. Kata Nabi jika ada seseorang yang jelek sholatnya “Hendaknya engkau ruku dan benar-benar  engkau tenang dlaam ruku engkau kemudian angkat kepala engkau sehingga engkau betul-betul itidal dalam keadaan berdiri. Itidal artinya dalm posisi adil dan seimbang.

7. Sujud

“Hendaknya engkau sujud sehingga tenag dalam sujud engkau” Kata Nabi. Sujud di dalam solat selalu dilakukan 2x setiap rakaat jika kurang tidak sah sholat tersebut. Sujud harus berposisi di 7 anggota badan yang menempel tanah/ lantai, jika tidak maka tidak sah. Sesuai Hadi Nabas “Aku diperintahkan sujud diatas 7 anggota badan”, pertama adalah jidat dan hidung harus menempel. Kedua, telapak kaki bagian ujung, kemudian kedua lutut, dan kedua telapak tangan merupakan patikan jab’ha.

8 & 9 Bangkit dari sujud dan duduk diantara dua sujud

Duduk diantara dua sujud merupakan rukun karena harus dilakukan

10. Tumaninah

11. Tasahud akhir / Tahiyat akhir

Diawali Duduk tahiyat akhir merupakan suatu rukun tahiyat awal merupakan kewajiban tetapi jika tidak pake tasahud awal sah.  “Dahulu kami selalu mengatakan sebelum ditetapkannya tasahud kepaada kami dengan membaca Assalamuallah ala ibadihim”

12. Duduk untuk tasahud akhir

Msusk ruku perbedaannya tasahud akhir dengan duduk tasahud akhir terletak pada bacaannya. Ketika membaca saat kadaan duduk dan duduknya menjadi rukun.

13. Salam

Para ulama menetapkan yang dimaksud salam adalah salam yang pertama jadi salam yang sekali yang merupakan rukun. Salam kedua merupakan tambahan dan sunnah.

14. Tertib

Tidak boleh saling mendahului

Artikel lain