Rukun Sholat Part 2

Oleh Ust. Adrial | Oct 26, 2017

Niat merupakan bagian dari rukun sholat, rukun yang harus dilakukan ketika sholat adalah berdiri maka terlarang jika dalam keadaan duduk. Ketika Allah menyuruh kita untuk tegakkanlah sholat maka harus dilakukan dalam keadaan berdiri, jika darurat boleh dalam keadaan duduk. Selanjutnya yaitu, membaca Takbiratul Ihram sebagaimana Nabi mengatakan “Kunci sholat adalah wudhu” sehingga yang paling penting yaitu berwudhu. Seseorang yang melakukan sholat dan baru sadar kalau pakaian terdapat najis sehingga tidak perlu mengulang untuk berwudhu. Takbir mengaharamkan melakukan dan menggerakan sesuatu  yang tidak disyariatkan kecuali uzur (sesuatu yang tidak dikerjakan dapat menganggu kekhusyukan sholat). Takbir bukan persoalan tentang angkat tetapi ucapan dan tidak identik dengan angkat tangan. Hal yang perlu diketahuai ketika menjadi masbuk atau orang telat melakukan sholat melihat imam sudah rukuk atau itidal atau sujud atau duduk di duantara dua sujud dan atahiyat yang harus dilakukan harus diikuti gerakan imam itu, jika terlewat dapat dilengkapai. Jika imam sedang rukuk, yang harus dilakukan adalah mengucapkan takbir lalu rukuk karena inti pembuka sholat adalah takbir.

Membaca surat Al-Fatihah merupakan surat yang wajib dibaca dalam shalat, dan Imam Syafii Bismillah itu merupakan bagian dari bacaan Al-Fatihah yang harus diucapkan. Kesalahan yangharus diperhatikan terhadap orang yang mengsirkan ucapan bismillah, hal tersebut tidak dibenarkan. Sebagaimana kata Umu Salam “Bismillah merupakan pembeda antara satu surat dengan surat lainnya”. Jika kita memulai surat pendek harus diucapkan bismillahnya jika diawal kalua ditengah boleh tidak dibaca bismillahnya tetapi untuk surat Al-Fatihah harus dibaca. Membaca surat setelah membaca Al-Fatihah merupakan hal yang sunnah saat sholat seperti halnya juga mengangkat tangan.

Jika kita menguap saat sholat maka harus menahan semampunya. Bahwasanya dengan tidak menampakkan itu dengan menutup dengan tangan. Apabila solat sirriah yang tidak dikencangkan bacaannya seperti sholat dzuhur atau ashar atau rakaat ketiga sholat wajib membaca Al-Fatihah saja bagi Imam atau makmum. Jika tidak terdengar maka semua membaca Al-Fatihah ketika Imam sudah tua tidak terdengar hingga belakakang saf. Hadits membaca Al-Fatihah hadits yang disebutkan oleh Nabi SAW kepada para sahabat ketika nabi membaca para sahabat juga membaca ketika sholat subuh.  Nabi SAW berkata ”Apa yang kalian baca karena menganggu bacaanku janganlah kalian membaca selain surat Al-Fatihah?” Membaca Al-Fatihah merupakan rukun

Artikel lain